You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelaku Usaha Pariwisata di SCBD mengikuti Sosialisasi Pencegahan Kebakaran
.
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pelaku Usaha di SCBD Diedukasi Pencegahan Kebakaran

Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Selatan berkolaborasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta melakukan peningkatan mutu pembinaan dan monitoring industri pariwisata di Gedung Bengkel Space, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Kecamatan Kebayoran Baru.

"Aspek keselamatan dan kesiapsiagaan"

Kegiatan pembinaan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi serta sesi tanya jawab terkait penanggulangan bencana dan kebakaran, termasuk aspek teknis serta upaya preventif dalam pencegahan kebakaran di tempat usaha pariwisata.

Sejumlah pelaku usaha pariwisata di kawasan SCBD turut mengikuti kegiatan tersebut. Masing-masing tempat usaha mengirimkan perwakilan atau karyawan untuk mendapatkan pembekalan. Adapun usaha pariwisata yang hadir antara lain Bengkel Space, Swillhouse, Zoo, dan TRUCE.

Kebakaran di Pegadungan Berhasil Dipadamkan

Kepala Suku Dinas Parekraf Jakarta Selatan, Jonie P. Rumimper mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pembinaan dan monitoring terhadap industri pariwisata, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

"Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, diharapkan pelaku usaha pariwisata memiliki pemahaman yang lebih baik terkait aspek keselamatan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana," ujarnya, Kamis (18/12).

Ia berharap, para pelaku usaha dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut di lokasi usahanya masing-masing.

"Hal ini sekaligus mendukung terciptanya kegiatan usaha pariwisata yang aman, nyaman, dan tertib bagi pengunjung maupun pekerja," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Industri Pariwisata Suku Dinas Parekraf Jakarta Selatan, Anang Hasbullah menambahkan, pembinaan berkelanjutan sangat penting dalam rangka peningkatan mutu industri pariwisata di Jakarta Selatan.

Untuk itu, lanjut Anang, kegiatan pembinaan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara periodik dan menjadi bahan pertimbangan untuk penyelenggaraan bimbingan teknis yang melibatkan lebih banyak pelaku usaha pariwisata.

"Kami ingin pembinaan yang dilakukan dapat menjangkau lebih luas dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas serta keselamatan industri pariwisata secara menyeluruh," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1163 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye931 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye761 personFakhrizal Fakhri
close